
Ada suatu rasa yang sering aku rasakan yang namanya menyukai seseorang. Di saat seperti ini aku merasakannya, dan jika kau ingin tahu, rasa itu ada sejak bulan Juli 2011 dan itu terus sampai sekarang.
Sebisa mungkin aku berusaha untuk membuang jauh perasaan ini tapi apa daya, tidak sanggup aku membohongi diriku sendiri. Itu benar adanya bahwa kamu adalah orang yang aku sukai. Waktu yang dapat kulewati bersamamu itu indah, dan kadang egoku kalah di saat engkau mengajaku berbicara hal-hal menarik yang di luar rutinitas kita.
Menyukai pribadi sepertimu itu menarik dan unik, karena aku rasa lebih banyak hal yang orang lain tidak bisa lihat dari dalam dirimu tetapi aku bisa, dan itulah yang membuatku begitu mengagumi, di luar dari peranmu yang selama ini kamu tunjukan di depanku.
Tapi ada yang membuatku berkali-kali berusaha menahan segenap pikiran dan perasaanku karenamu… kamu sudah ada yang memiliki. Berkali-kali aku berusaha untuk menunjukan sebagaimana perasaanku yang sebenarnya kepadamu tetapi kurasa kamu tidak pernah tau akan hal itu, karena yang kamu lakukan adalah mempertanyakan bagaimana hubunganku dengan orang-orang yang lainnya yang aku jumpai dalam hidupku.
Kita memang dekat dan sering berbagi cerita, tetapi satu cerita yang mengganjal pikiranku yaitu, mengapa kita tidak bisa berbicara lebih dari sekedar basa-basi manis yang kita selalu berusaha lontarkan di saat kita bercengkrama bersama?
Tapi itu benar adanya, tentang dirimu, yang kusukai, yang sangat kukagumi, yang selalu kurindukan setiap harinya, dan selalu mencari berbagai alasan untuk bisa mengajakmu berbicara.
Terima kasih untuk segenap hal pembicaraan yang tidak jelas arahnya, terima kasih sudah banyak mendengarkan ceritaku, dan terima kasih sudah menjadi alasan utama di tahun 2011 di mana setiap harinya aku berharap agar waktu itu terhenti ketika aku sedang bersamamu, terlebih untuk beberapa hari tertentu kuingat kita banyak berjuang bersama. Saat itu juga aku tidak punya kuasa untuk dapat mengucapkan kejujuran ini padamu, tidak sampai sekarang. Dan sudah lama aku berharap aku bisa cepat melupakanmu, namun aku belum sanggup. Jadi kuputuskan untuk menikmati waktu yang ada, sambil terus berusaha menarik segenap pikiran tentangmu.
—
Teruntuk seseorang yang aku kagumi, dan kamu tau aku kagum padamu.
Nana Choesin. 14.01.2012
*Photo (c) Nana Choesin - Perth 2010.