I’M HAPPY AS CAN BE
Cause I don’t have the courage to tell you how it feels. I hope you’ll realize it, I like you so much and it hurts too much too.
Just had a great long weekend, I’ve ever spent. Basically it’s just like some other weekends when I met some of my friends or maybe had a great time with my family, and do some of works or assignments.. But it was just, different somehow, and I like it :)
Started from Friday night, went out with some of my crazy office mates, we had a dinner at T-Grill Rasuna Epicentrum, chose the restaurant because of 30% discount for any product, lol. Had a great time chit chat and laughing ‘til drop, these bunch of people were playing hide and seek with me, damn -_-; lol. But truly, I like the night so much! Laughing ‘til drop, we named it.

Ika & Ali & Monster burger! SOOO BIG MAN!

Me and Mas Dede with the monster burger, so big, eh?

Looks so serious, though we were actually looking for e-comic books ;p

These people were playing hide and seek while I was in the toilet, okay, nasib boook…
Okay, so after spent a very very very crazy night with my office mates, on Saturday I spent it with my Perth buddies :D I miss those times soooo bad, guys, really want to turn back time, cause I do miss Perth so much! It’s good to be able to meet you again :)

Meet Nads and Icha again :) Nads used to be my housemate at that time, she is like my sister and also someone I can really count on. Icha used to stay for like a week before she went back for good at that time, and we also spent some great quality time together, laughing together til drop :P

With Iqbal and Deder! Iqbal is 4 years younger than me but I found it very nice to talk and share many things to him. I know Deder just 2 weeks before I went back for good from Perth, and we just never know that we still keeping in touch up until now, alhamdulilah :) These two boys are really great friends of mine and we also had some moments laughing too much!

Love you all! It was a great day be able to spent some quality times together with you guys, reminiscing Perth memories will always entertain us. Good luck for Iqbal who still got 3 semesters left and Deder for his master degree. Icha for her job interview and Nadia for her job as well, and her planned master degree.
Okay, so that’s it for Saturday since at night I spend it again with my laptop doing my works and assignments, LOL.
On Sunday, I spent it with my campus mates working on our assignment. We went to Taman Suropati and looking for some people we can interview regarding their weekend activities, we found it nice as well.

Arief was recording this boy playing “The Only Exception” by Paramore.

Arief was also struggling to hear what this man were talking about, okay so the interview session turned out be the longest one while we were actually already planned to leave the place, LOL.

I’m so amazed by this place, many creative people inside! Many people taking pictures, painting, and playing music. Really a suggested place for those who are art lovers and also those who are looking for something different than malls.
Sunday night we went to my Grandma’s house but I didn’t take any picture there. I love that house after being renovated, it feels like somewhere else.. :D The environment is chilling and different than my house environment, I just like it :)
And today, Monday, I was working on my assignments, yeap the managing creativity assignment, makes me so tired and in deep needs of sleeping but have to submit the observation part to my friend :P she’s waiting for the dateline!
At night, had a family quality time at Q-Smoke House Setiabudi One. Okay so Papa paid the bill, let’s order Wagyu Steak my favorite steak hahahaha *typically daughter, LOL. Happy birthday once again to my Mama! And we also took some pictures, here they are:

My family, Dad, Grandma, Mom, Sister and Brother.. the Chinese New Year decoration is nice!

Don’t get mad at me brother, you were the one who chose to pose like that, LOL. I love your extra hilarious behavior in front camera, brotha, as always :p

Mom, me, and ice cream! I like it when my mom dressed up more, looks sooo elegant :P
Okay and so that’s it for tonite, must go to sleep otherwise tomorrow could be a disaster if I can’t wake up earlier in the morning. Reality bites! Tomorrow is another full day of working and school-ing.
Best regards,
Nana Choesin.
“Bapak”

Entah sajak kapan gw mulai memanggil beliau dengan sebutan itu, karena sebelumnya selalu memanggil Papa, sekarang gw biasa memanggil beliau bapak dan juga papa, tergantung lagi ingin manggil apa sih sebenarnya.
Bapak, orangnya pendiam, tidak banyak berbicara kecuali sama keluarga sendiri, terutama dengan mama yang katanya “my best friend forever” awww so sweet :). Orang yang mempunyai banyak sekali ilmu dan sudah banyak mengalami berbagai dinamika kehidupan, pengalamannya akan hidup menurut gw sudah sangat banyak… sangat resourceful, dan bijaksana. Terlebih hal lain yang sangat sangat gw kagumin adalah kepintarannya dan pengetahuannya untuk berbagai macam hal, dari pelajaran2 kuliah, research, teknologi pastinya, sampai mengenai hubungan pertemanan dan bagaimana menyukai orang sewajarnya. Orang yang sangat sabar dan sangat mandiri dalam mengurusi segenap keperluan hidupnya.
Bokap gw, bekerja di salah satu perusahaan pembuat komputer ternama. Tetapi beliau tidak bekerja di Jakarta, jadi gw enggak bisa bertemu setiap hari. Paling hanya sekitar 2-3 minggu sekali setiap beliau berkunjung ke tanah air. Dan itu adalah minggu2 bahagia di mana bokap sedang berkunjung ke Jakarta.
Banyak orang yang bilang kalau anak cewek dijaga banget sama bapaknya, anak cewek itu pasti lebih dekat sama bapaknya ketimbang ibunya, bapak itu galak ke anak cewek, atau pernah dengar juga bapak itu paling gak rela kalau anak ceweknya udah punya banyak teman cowok.
Semuanya benar! Kecuali yang galak.
Menurut gw, bokap gw tidak galak sama sekali ke gw, maupun ke abang gw. Mungkin lebih tegas aja ke abang gw tapi bukan berarti dia galak, sama sekali tidak. Tapi yang jelas, gw tau kapan bokap udah enggak suka sama apa yang gw perbuat atau bokap udah enggak setuju sama keinginan gw.. I know him so well nampaknya.
Enggak terasa kalau udah dari gw kelas 1 SMP (sekitar tahun 2000-2001) bokap mulai bekerja di Singapore dan kita jadi enggak bisa tinggal serumah. Rasa kangen akan bokap gw saat itu enggak tertolongkan, kayaknya setiap bokap balik ke Singapore kalau habis berkunjung ke Jakarta bikin gw pengen nangis banget. Alhamdulilahnya bokap rajin nelpon setiap hari meski yang pasti beliau ajak bicara adalah nyokap gw keseringan dan ngobrol sm gw kalau gw lagi enggak sibuk aja.
Lambat laun teknologi berkembang dan sekarang kita selalu whatsapp-an kalau misalnya beliau lagi enggak sama gw. Bokap emang canggih, enggak kayak anaknya yang pasti panik kalau pakai teknologi yang enggak umum. Haha. That’s something I adore the most too.
Sekarang ini mungkin gw udah lebih bisa berpikir sendiri tanpa bentar2 harus ada bokap di samping gw, tapi tetep aja, ternyata keinginan gw untuk bokap gw bisa cepat balik lagi di Indo dan for good semakin lama semakin besar. Akan lebih tenang jika beliau ada di sini, dan gw bisa lebih cepat mendapatkan informasi atau bantuan2 lainnya. Baru gw sadari ternyata gw yang makin manja, karena gw merasa kehidupan gw semakin berubah dan menyadari bahwa gw butuh banget kehadiran beliau untuk bisa mendengarkan cerita-cerita gw.
Singkatnya, beliau adalah role model gw. Dalam segala hal, dimulai dari pengetahuan untuk bahan kuliah, untuk gaya bekerja, untuk kepintaran dalam menyerap segala ilmu, dalam bersikap seperti misalnya open-minded, knowledgeable, witty, resourceful, technology-minded, dan satu hal yang gw suka adalah liberal! Terlebih lainnya, he’s a kind of man that I’m looking for a guy. I mean, I will be delighted if a guy looks like him, especially in terms of “inner behaviour” apalah namanya itu. If someone has these kinds of personality, man, I’m so looking for you! :P
And last but not least, bokap adalah orang pertama yang akan gw tanyakan mengenai sesuatu yang gw ragu, intinya sebelum membuat keputusan pasti kebanyakan referensi gw adalah dari beliau, terlebih soal pekerjaan dan juga kuliah, dan juga membeli barang2 elektronik..
Sekian dan terima kasih :)
Best regards,
Nana Choesin.
Dulu pergi ke kota ini merupakan sesuatu yang sangat-sangat menjadi kekhawatiran gw, apakah gw bisa beradaptasi dengan benar? Apa gw bisa mandiri tinggal sendiri tanpa bantuan orang tua di sana? Apa gw bisa mendapatkan teman2 baru? Apa gw bisa lulus dari kuliahan gw di sana? Apa gw bisa ngomong bahasa inggris dengan baik dan benar di sana? Apa gw bisa berteman baik dengan teman2 gw di sana? Dan beribu pertanyaan lainnya yang gw rasa gw enggak bisa nemuin jawabannya sampai sebelum gw menerjunkan diri gw di sana.
Akhirnya berangkat juga gw ke Perth, kalo gw enggak salah inget gw berangkat tanggal 19 Juli 2009. Saat pertama, masih berusaha untuk bisa beradaptasi dan mengenali jalan2 yang ada, terus nomer2 bus di sana. Terkadang, gw kangen banget naik bus ke city sendiri terus di sana jalan sama teman yang dijumpai atau teman housemate gw sewaktu masih di Perth.
Enam bulan pertama gw tinggal di daerah Ardross, agak jauh dari city dan kampus gw di Curtin Bentley, tapi agak cukup dekat ke pantai Fremantle.

Teman2 housemate di Ardross, how are you guys?
Sampai akhirnya 6 bulan setelahnya gw pindah rumah dan tinggal berdua sama salah satu dari housemate gw ini juga, yaitu dengan Nadia :)

Me and Nadia @ Indonesian Consulate Jenderal. I terribly missing this place as well. Konjen Indonesia, tempat di mana masyarakat Indonesia di Perth berkumpul. Kalau lagi bulan puasa, setiap weekend ada acara bukber dan juga taraweh bersama. Suasananya adem banget setiap ke sini :)
Kuliah di Curtin juga merupakan pengalaman yang gak terlupakan, karena banyak gw jumpai yang kagak akan ada di kampus di Indonesia. Yah bisa berupa lab computer 24 jam, cafe2 buat nyemil yang suasananya udah kayak Starbucks, terus juga kalau lagi winter adem banget duduk2 di luar, meskipun dingin udah kayak apaan, tapi gw sangat sangat kangen dengan yang namanya winter karena sangat dingin tapi seru gimana gitu karena enggak pernah ada di Indonesia..

First day at Perth, di Curtin, selesai daftar2 dan bikin student card
Hal2 lain yang gw kangenin dari Perth adalah tersedianya public space yang bebas polusi dan juga enggak banyak orang2 aneh, terus tetap dengan suasana yang adem kalau lagi winter… Just the best! :)

@ North Bridge.. enjoying night, celebrating Otto’s birthday! :)

With my mom, the first time I went there and she was accompanying me as well. View City of Perth!
And one thing that I’m glad about is, I was able to meet some of great friends that are still keep in touch up until now. It’s good to know that some of them already graduated from the university too!

The photo was taken yesterday at Starbucks Plaza Senayan. It’s nice knowing that we are currently our own happiness in every single way we can do.. Love you guys, and glad having you all as great friends of mine :) Time flies, I guess. It feels like about year 2010 I met you all like this?
Always and always keep in touch :)
Best regards,
Nana Choesin





